SARANA ADVOKASI & EDUKASI

"FIGHT TO SAVE PMI TAIWAN"

Hati-hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Pejabat maupun Institusi BP2MI, Agar Selalu Waspada! ~

20 February 2017

Tahlilan dan Yasinan Bersama TKI di Pingtung

Pintung, 19 Februari 2017 – Salah satu perhimpunan TKI/WNI di Pintung yakni FORSIMASPIT (Forum Silaturahim Masyarakat Pintung) menggelar acara tahlilan dan yasinan yang bertempat di Toko Indo Borobudur.


Acara ini terbilang sukses yang dihadiri oleh jamaah dari WNI yang ada di Taiwan baik TKI maupun mahasiswa di sekitar Pintung. Kegiatan keagamaan ini merupakan hasil kerja sama antara FORSIMASPIT dengan organisasi TKI/WNI di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, FOSPI (Forum Silaturahim Pelaut Indonesia), Laskar Cirebon, IWAMIT Kaohsiung, Majelis Ta’lim Al-Hidayah PCINU Taiwan dan pihak terkait lainnya.
Sekitar pukul 11.00, dalam kondisi yang cerah, jamaah mulai berdatangan sekitar Pintung, mulai memadati lokasi di depan Toko Indo Borobudur, No.93-7, Gong Yong rd., Pingtung City
KDEI di Taipei yang diwakili oleh Farid Ma’ruf mengapresiasi kegiatan positif ini sebagai salah satu upaya dalam rangka pembinaan TKI/WNI di Taiwan. Dalam kesempatan ini beliau menghimbau kepada hadirin agar memahami bahwa bekerja adalah ibadah, agar menghindari perkelahian, perlunya menjalin persaudaraan demi menjaga kerukunan dan menjaga nama baik Indonesia di Taiwan. Turut disampaikan terkait dengan data dan fakta seputar ketenagakerjaan yang diharapkan dapat menjadi pelajaran agar selalu menjadi TKI yang prosedural, bekerja dengan baik dan mentaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, bahaya narkoba baik dari segi dampak kesehatan juga sanksi-sanksi hukuman yang dikenakan bagi bagi pengedar maupun pengguna, agar menghindari pergaulan bebas. Solusinya adalah dengan saling mengingatkan antar sesama WNI/TKI atau dengan meningkatkan peran dari organisasi-organisasi TKI yang ada.
Dalam acara tahlil dan yasinan ini juga dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Bapak Ustadz Gus Hendrik dari PCI NU Taiwan. 
Dalam sesi diskusi, WNI/TKI di Pintung menyampaikan apresiasi juga kepada kehadiran KDEI di Taipei dalam acara ini. Selain itu mereka menyampaikan aspirasi bahwa perlunya tempat ibadah khususnya di Pintung, seperti halnya di Dongkang dimana TKI/WNI berhasil membeli tanah dan bangunan yang selanjutnya dijadikan sebagai tempat ibadah. Lebih lanjut disampaikan bahwa diharapkan dengan adanya organisasi-organisasi yang ada dapat menjadi wadah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan selama bekerja di Taiwan.
Turut hadir dalam acara ini Kabag Administrasi, Tri Djuliyanto dan Senior Asisten Bidang Tenaga Kerja, Kadir beserta lokal staff KDEI di Taipei. Acara ini, berlangsung tertib, aman dan damai, diakhiri sekitar pukul 17.30.

Sumber :KDEI di Taipei