Jakarta, BNP2TKI (22/5/17) -- BNP2TKI Utus Delegasi dalam 2017 Muslim
Youth Exchange for Southeast Asian Countries atau program pertukaran
pemuda muslim untuk negara asia tenggara yang diselenggarakan
Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA).
Diikuti oleh sejumlah delegasi dari tiga negara di Asia Tenggara, yakni dari Indonesia (20 orang), Malaysia (10 orang), dan Brunei Darussalam (2 orang). Kegiatan ini berlangsung tanggal 15 – 20 Mei 2017 di The Ambassador Hotel, Taipei, Taiwan.
Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan yang diutus dari beberapa instansi Kementerian dan Lembaga antara lain ; Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pemuda dan Olahraga, DPR RI, serta perwakilan dari BNP2TKI yang diikuti Biro Organisasi dan Kepegawaian (Wirawan N. Harahap) dan Biro Hukum dan Humas (Widyaningsih).
Sementara delegasi dari lingkungan akademik yakni dari IPB, UGM, dan Instansi Non Pemerintah antara lain Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, HMI, The Habibie Center, Media yakni, Suara Merdeka, Republika.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk melahirkan pemimpin pemuda muslim masa mendatang yang memimiliki pemahaman yang baik tentang budaya dan perkembangan terbaru tentang Taiwan dalam berbagai bidang khususnya tentang budaya Islam.
Dalam acara tersebut dilakukan kunjungan resmi ke Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei yang disambut oleh Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo.
Kepala KDEI mengapresiasi kunjungan kedatangan delegasi dan memberikan paparan tentang program prioritas KDEI terkait perdagangan, investasi dan program perlindungan TKI di Taiwan, dengan membentuk SATGAS dan menyediakan shelter di tiga titik kota yang menjadi basis penyebaran TKI, yaitu Kaohsiung, Taichung, dan Tainan.
Sumber : BNP2TKI