SARANA ADVOKASI & EDUKASI

"FIGHT TO SAVE PMI TAIWAN"

Hati-hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Pejabat maupun Institusi BP2MI, Agar Selalu Waspada! ~

31 October 2017

Batas Waktu Registrasi Kartu SIM Handphone


Selama bekerja di Taiwan, apakah Kartu SIM Indonesia dibawa juga? Kalau saya tetap bawa dengan mode roaming, karena umumnya provider seluler Indonesia kerjasama dengan provider lokal di Taiwan.

Kartu Indonesia tetap dapat digunakan memang di Taiwan (mode roaming), untuk berbagai tujuan misalnya agar tidak hilang kontak dengan relasi/keluarga/kawan di Indonesia serta tujuan untuk transaksional lainnya.

Bagi rekan-rekan TKI yang masih ingin agar kartu SIM HP-nya agar tetap hidup, hendaknya registrasi ulang sebagaimana yang ramai di media sosial, simak infografis dari sumber terpercaya berikut ini :
Sumber : CNN Indonesia

http://tekno.liputan6.com

Berdasarkan pewartaan Liputan6.com, Jakarta (31/10/17) - Operator seluler mengimbau masyarakat untuk tidak termakan kabar hoaxyang menyebutkan bahwa registrasi kartu SIM prabayar hanya berlangsung pada hari ini saja, yakni 31 Oktober 2017.


Padahal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan operator seluler sudah sempat melakukan sosialisasi registrasi kartu prabayar berlaku mulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. 
Dampak dari hal itu, situs web operator seluler sempat down karena tingginya trafik pengunjung yang ingin melakukan registrasi kartu secara online, hari ini. Hal tersebut juga membuat pelanggan lainnya menjadi kesulitan registrasi.

Dalam pernyataan resminya, VP Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati mengungkap kegagalan registrasi ini terjadi karena tingginya antusiasme pelanggan di hari pertama."Sehubungan dengan adanya keluhan pelanggan yang kesulitan registrasi prabayar, dapat kami sampaikan hal ini merupakan dampak antusiasme pelanggan yang luar biasa di hari pertama registrasi," tuturnya.
Adita meminta para pelanggan untuk bersabar mengingat periode registrasi diberikan selama kurang lebih empat bulan.

Sementara Head of Corporate Communications Group of Indosat Ooredoo, Deva Rachman juga mengimbau seluruh pelanggannya agar tak termakan kabar tak benar tersebut. Ia juga meminta para pelanggannya untuk melakukan registrasi via SMS.

"Sebetulnya, situs web kami belum ready makanya pelanggan sulit akses. Kami memang prioritaskan registrasi lewat SMS ke 4444. Lagipula banyak pelanggan di luar kota yang tidak punya akses internet. Kami akan sosialisasi soal ini kepada pelanggan," tuturnya.
Sementara itu, Manager Public Relation PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) meminta para pelanggannya untuk mencari informasi lebih valid terkait registrasi kartu prabayar.
"Trafik situs web kami memang sempat naik di jam tertentu, tapi tidak sampai down. Kami akan pantau terus," ungkap Arum.

Sumber berita : http://tekno.liputan6.com/

Nonton juga Versi Videonya dari MetroTV :


Semoga bermanfaat !