SARANA ADVOKASI & EDUKASI

"FIGHT TO SAVE PMI TAIWAN"

Hati-hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Pejabat maupun Institusi BP2MI, Agar Selalu Waspada! ~

21 April 2017

KONSELING BERSAMA BLA TAIPEI CITY DI TAIPEI MAIN STATION



Minggu lalu (16 April 2017), tepatnya di Aula TMS (Taipei Main Station) diadakan acara informal sebut saja mobile konseling. Salah seorang anggota Satgas TKI, Bunda Tantri Sakhina kedatangan tamu dari BLA Taipei City yang turut serta dalam menerima pengaduan langsung dan konseling dari TKI yang berada di Aula TMS tersebut. Kunjungan non formal ini merupakan yang kedua kali dari pihak BLA Taipei City, sebelumnya dilakukan 12 Maret 2017 lalu seusai kegiatan Sosialisasi Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang. Acara tersebut juga dihadiri oleh Staf KDEI, Kadir juga turut bersama-sama menerima pengaduan dan konseling dari TKI.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEickFpHqhhQwv1t4WkVfAlDcC-rQPgbGSb0qki57vXvTxHYvbV69CFi79b96kT_xeKiTkuBghIX3NMNDm_MDGNCUxvwchm2z7XSpRQ8eDqOkUXBaATIaUkJVou63og6KlH-pqBgG7g07i6Z/s320/construction.jpg

 Sumber : Dokumentasi Pribadi

Beberapa hal yang disampaikan antara lain mengenai hak-hak dasar TKI yang harus diketahui antara lain soal perhitungan gaji, hak lembur, hak libur, cuti serta hak-hak lainnya.

Berbagai permasalahan seputar per-TKI-an telah disampaikan kepada Konseling BLA Taipei City antara lain juga seputar permasalah Perpanjang Kontrak Tanpa Pulang, hak cuti, hak libur serta pemasalahan gaji. Diakui memang banyak permasalahan seputar kebijakan baru terkait perpanjangan kontrak tanpa pulang tersebut. Pihak Konseling mengarahkan bila ada permasalahan TKI dapat dilaporkan ke saluran pengaduan 1955 untuk segera difollow up.

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan sosialisasi terhadap agensi di Taiwan yang akan dilaksanakan oleh BLA Taipei City guna menyebarluaskan informasi terhadap kebijakan baru perpanjangan kontrak tanpa pulang yang masih belum diketahui oleh pihak agensi dan majikan. KDEI di Taipei dapat diundang dalam momen penting tersebut, sebagaimana respon pejabat BLA Taipei tersebut saat menjawab pertanyaan dari Staf KDEI dalam acara informal di TMS tersebut.

Kegiatan non formal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi TKI di Taiwan. Diperlukan keberanian dari TKI untuk dapat mengungkapkan permasalahannya secara jelas bila ada permasalahan. Perlindungan dimulai dari diri sendiri, paling tidak dari keberanian dulu.
Selanjutnya Pihak Konseling BLA Taipei City tersebut akan mengupayakan paling tidak dapat hadir di TMS setiap bulan untuk memberikan pelayanan pengaduan dan konseling kepada TKI di Taiwan, guna meminimalisir permasalahan TKI.

Ayo kawan-kawan yang biasanya mampir ke TMS agar dapat memanfatkan moment-moment tersebut. Banyak manfaat positif yang dapat diperoleh, antara lain bisa mengetahui cara sederhana melindungi diri sendiri, memberdayakan diri sendiri, dan cara menolong TKI lainnya dalam keadaan darurat, mengetahui saluran pengaduan, mengetahui hak dan kewajibannya, menambah wawasan dan lain sebagainya. Setiap minggunya juga di Aula ada Taman Baca  yang dikelola Bunda Tantri Sakhina dan sesekali Staf dari KDEI di Taipei mampir di Taman Baca tersebut guna melihat, mendengarkan dan melayani pengaduan TKI Taiwan.

Untuk jadwal kedatangan ibu konseling dari BLA Taipei City beberapa hari sebelum pelaksanaan biasanya diumumkan di Grup Pengaduan TKI Taiwan atau bisa melalui info dari Bunda Tantri Sakhina.

Konsultasi gratis seputar ketenagakerjaan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya meminimalisir permasalahan TKI dan menekan angka kaburan yang saat ini masih relatif tinggi. Selain itu juga bila ada pengaduan yang masuk dari TKI ditampung kemudian diproses pada hari berikutnya di KDEI di Taipei. Selain konsultasi dan pengaduan juga terbuka untuk diskusi seputar ketenagakerjaan, perlindungan TKI, program pemberdayaan TKI purna, upaya merintis usaha di Indonesia dan lain sebagainya.

Salam TKI Taiwan Hebat !